mentawai – gempa dan tsunami 2010

tulisan ini adalah rangkuman perjalanan selama kurang lebih 7 hari (3-10 november 2010) berada di kepulauan mentawai dan disusun berdasar informasi terakhir yang saya miliki sampai hari terakhir ada di sana.

pertama, daerah yang berdasarkan pengamatan saya paling parah terkena dampak dari tsunami mentawai 2010 adalah daerah pagai selatan bagian barat. desa-desa yang sempat saya kunjungi adalah sabbiret (6 nov), eru paraboat (6 nov), muntei sabeu / muntei besar (6-8 nov), dan muntei sigoisok / muntei kecil (8 nov). penghuni desa di wilayah tersebut kebanyakan selamat – kecuali di eru paraboat di mana banyak jatuh korban jiwa. saat ini banyak di antara mereka yang sudah tinggal di pengungsian. sayangnya, terdapat resiko munculnya wabah diare di daerah-daerah tersebut karena tidak adanya mck dan sulitnya ditemukan air bersih. selain itu, banyak diantara mereka yang menderita gangguan maag dikarenakan tidak terbiasa mengkonsumsi mie instant. perlu diketahui, mie instant adalah salah satu jenis produk logistik yang paling banyak menjangkau warga di daerah tersebut.

berdasarkan informasi saat saya berada di sana, warga di dusun-dusun tersebut telah sepakat untuk mengikuti anjuran program pemerintah untuk relokasi ke wilayah yang lebih aman. sayangnya, infrastruktur yang menghubungkan tepi pantai dan daerah tersebut masih belum tersedia dengan baik. jalan yang ada di daerah-daerah tersebut adalah jalan semen selebar kurang lebih 1 meter. saat ini, jalan yang menghubungkan dusun-dusun tersebut dipenuhi oleh tumpukan pohon kelapa, kayu, dan puing-puing rumah yang terbawa tsunami kemarin.

kedua, gambaran bagi mereka yang belum pernah ke mentawai. mentawai adalah daerah kepulauan. karena itu, kapal-kapal kecil (boat) adalah ujung tombak saluran distribusi logistik maupun bahan bangunan serta alat pertukangan ke daerah-daerah yang terkena bencana (selain helikopter tentunya). untuk pelayaran sekitar satu jam, kapal dengan 2 motor 40pk kira-kira akan menghabiskan 1 jerigen bbm. oleh karena itu, persediaan bbm menjadi salah satu faktor penting demi kelancaran distribusi di mentawai. sempat terjadi saat saya dan rombongan berada di nemnemleleu (lokasi base camp kami di sinode GKPM – Gereja Kristen Protestan di Mentawai), proses distribusi sempat terhambat karena ketiadaan bbm. beruntung, bapak eforus (istilah untuk ketua sinode GKPM) berhasil mendapatkan bbm setelah melobi beberapa orang yang rupanya masih memiliki sedikit persediaan bbm. kemudian, terdapat faktor lain yang juga turut mempengaruhi kelancaran proses distribusi, yaitu cuaca. tidak jarang, rencana distribusi tertunda karena cuaca yang tidak mendukung.

ketiga dan yang terakhir adalah sedikit gambaran tentang rombongan saya saat berada di mentawai. saya bersama ibu (kebetulan adalah seorang dokter), bergabung dengan tim bersama GKPM (Gereja Kristen Protestan di Mentawai) yang terdiri dari tim GKPM dan organisasi-organisasi swadaya masyarakat seperti HHF (Helping Hands Foundation), YTBI (Yayasan Tanggul Bencana Indonesia), GBKP (Gereja Batak Karo Protestan), CFK (Cipta Fondasi Komunitas), PELKESI. base camp kami berada di nemnemleleu, sekitar 10 menit dari sikakap. saat ini telah ada dua kapal kayu dilengkapi motor yang dimiliki GKPM dan menjadi ujung tombak distribusi logistik, bahan bangunan, dan pertukangan ke daerah-daerah yang telah saya sebutkan di atas.

bila ada pembaca yang terketuk hatinya untuk menyumbang uang demi kelancaran operasional kegiatan kemanusiaan ini (syukur-syukur bila GKPM bisa menambah satu atau dua unit kapal lagi) dapat menghubungi saya. akan saya berikan nomor rekening GKPM beserta dengan contact personnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s