di bawah teror (6)

hari itu berlanjut tanpa ada peristiwa yang aneh atau kejadian-kejadian luar biasa lainnya. hingga malam harinya gw terima sms dari adi.

“mas v. oknum itu kontak saya lagi. kalau mau ikut uang saku ditambah. anjuran saya singkirkan pacarmu dari kota ini selang satu atau tiga hari.”

hooo .. ada perkembangan yang menarik, sekaligus menegangkan nih. belum sempat gw balas smsnya, dia da sms lagi.

“jangan biarkan pacarmu makan di tempat tertentu kalau hanya sendirian. hati-hati saja karena mereka pakai hipnotis.”

aha!! jadi itu niatan mereka. mau pakai hipnotis. mungkin sesudah itu mereka ingin membawa dia ke tempat tertentu untuk melakukan rencana biadab tersebut. kalau mereka mau main fisik sih, gw yakin temen gw bisa bertahan beberapa waktu sampai orang-orang sekitar datang untuk menolongnya. tapi kalau hipnotis lantas diculik pergi, hmm …

“kamu tahu berapa orang yang terlibat dan gimana mereka akan mengeksekusi rencana tersebut?”

“ada beberapa orang. saya ga tau banyak mas. mereka mulai mencurigai saya.”

“ok kalau gitu. kamu ati-ati yah. jangan sampai ketauan.”

“kalau saya tidak apa-apa mas. satu pesanku, jangan sampai terjadi sesuatu pada pacarmu, karena saya juga punya saudara perempuan.”

malam itu gw tidur seperti biasa. ga ada peristiwa aneh. keesokan harinya, kebaktian pun berjalan lancar. teman dekat gw juga ga kelihatan ada masalah. sampai, lepas jam 3 sore gw terima sms dari adi.

“mas, oknum tersebut sekarang sedang bersama dengan seorang paranormal. mereka sedang membaca pikiran pacarmu. ingin tahu apa yang akan dia lakukan besok. paranormal ini lumayan canggih mas.”

pff .. ga puas memata-matai aktivitas temen gw tiap harinya, mereka sekarang pakai paranormal untuk membaca aktivitasnya. ga bagus. sekali lagi, sebelum gw sempat membalas sms adi, adi dah sms lagi.

“mas, beberapa hari ini saya ga sms dulu mas. gelagat saya mulai ketahuan.”

“ok. kalau gitu hati-hati.”

hmm … kalau memang gini, gw harus bawa teman gw itu pergi dari kota ini. sambil memikirkan beberapa opsi tempat perlindungan, gw kontak teman gw.

“besok kamu libur kan? gimana kalau kita jalan-jalan? aku ada kejutan nih ;)”

“bisa sih. tapi aku selasa kan mesti kerja.”

“udah, yang hari selasa pindah aja ke hari rabu. gpp kan pastinya?”

“hmm … mau ke mana sih?”

“ada deh pastinya. tenang aja. besok pagi aku jemput jam 8 yah.”

“iyah..,”

“ok, sampai besok. kamu cepat sembuh yah (dia kebetulan waktu itu sedang dalam masa penyembuhan sesudah sakit tifus).”

“iyah v…,”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s