makassar day 3 part 2: indonesian schiphol

•November 22, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sultan Hasanuddin, bandara kota Makassar. Kota terbesar di Indonesia Timur. Seperti gw bilang di tulisan Makassar Day 1: tidur, bandara ini mengingatkan gw akan bandara di Barcelona. Ternyata kesan tersebut ga sepenuhnya benar. Bandara ini rupanya juga mirip Schipol Airport di Amsterdam. I can also definitely say that the interior design of this airport was the best in Indonesia, in comparison to Soekarno-Hatta, Juanda, and other airports in Padang, Kupang, and Balikpapan (those were the airports I had visited for the past year). Sayangnya, di ruang untuk antrian check-in, tidak disediakan  tempat bagi para penumpang untuk menikmati secangkir kopi, makanan ringan, atau sekedar nongkrong. Hanya ada beberapa kios toko yang gw lihat di tempat ini.

anyway, kelihatannya lebih asik kalau anda melihat foto-foto berikut ini.

makassar day 3 part 1: kerispatih

•November 22, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Hari terakhir di Makassar untuk tahun 2009 ini. Liburan kali ini terasa singkat, namun menyenangkan. Semalam, gw tertidur persis sebelum pertandingan Manchester United vs Everton dimulai dan terbangun sekitar enam-tujuh jam kemudian. Rupanya pertandingan tersebut dimenangkan oleh MU tiga gol tanpa balas.

Pagi hari tadi tidak banyak aktivitas yang gw lakuin. Nonton inuyasha, samurai X, dan legend of aang sambil main tribal wars. My troops had apparently demolished one of enemies’ villages. Two of my three nobles also did their job, lowered the loyalty down to 38. I managed to send two more nobles in order to completely capture the village.

Siang dikit, temen-temen yang semalam, Febi dan Terry mampir bentar ke hotel. Ketemuan bentar di lobby hotel untuk ngobrol sambil mereka kasih oleh-oleh khas Makassar. Thanks girls. I really owe you something.

Sesudah mereka pulang, gw check out dari hotel. Sesudah menitipkan barang di front office, kami pergi ke daerah pantai losari untuk makan ikan bakar. Too bad, the restaurant we wanted to have the launch at was closed. Dus, kami pergi ke trans studio.

Febi told me the day before not to expect too much from trans studio, and boy she was right!! Dari luar, sebagian besar area trans studio masih dalam proses penyelesaian. Gw sempat berjalan kaki memutari areal studio tersebut dan melihat masih banyak fasilitas yang sedang dalam proses pembangunan. Bahkan, ada sedikit daerah yang  masih dalam proses reklamasi. Satu hal yang menarik perhatian gw adalah desain bangunan depan trans studio. Begitu melihat desain tersebut, gw langsung teringat pada desain pelabuhan kapal di Amsterdam. Jadi pingin kirim fotonya ke dosen gw di Amsterdam sono. Mereka pasti tertarik, secara mereka adalah dosen visual communication.

Masuk ke dalam trans studio, kami (me and mom) sempat mengambil foto desain interior dari trans studio. Lumayan juga, I must admit. Lantas, kami nongkrong di pizza hut untuk makan siang dan menghabiskan waktu sebelum kembali ke hotel.

Sewaktu nongkrong di pizza hut itulah gw berkesempatan untuk naik ke lantai dua dari trans studio. Ternyata masih belum selesai pembangunannya. Ada butik-butik terkenal macam Hugo Boss sedang dalam proses persiapan. Pada kesempatan itu juga gw sempat papasan dengan rombongan Kerispatih. Rupanya, sesudah mengisi acara selamat pagi indonesia (tv one) di pantai losari, mereka menghabiskan beberapa waktu di trans studio untuk bersantai sejenak.

Sesudah sekitar 2 jam di pizza hut dan trans studio, kami ambil taksi untuk memulai perjalanan pulang ke pulau jawa. Diawali dengan kembali ke hotel untuk mengambil barang-barang. Sesudah itu, kami langsung menuju ke bandara Sultan Hasanuddin.

bersambung …

makassar day 2 ~ day & nite

•November 22, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

hari kedua. sesudah semalam tewas begitu saja, pagi ini tadi bangun dengan badan yang sangat segar. udah lama ga tidur senyenyak dan sesantai itu mungkin. apalagi, malam harinya cuma bangun satu atau dua kali untuk mengirimkan pasukan di tribal wars.

sesudah berhasil membangunkan dan menyiapkan diri untuk mulai berlibur di makassar, kami naik becak menuju ke lapangan karibosi (lihat foto bawah). perjalanan dari hotel ke lapangan tersebut tidak lama, hanya sekitar 20 menit. cuacapun cukup mendukung. tidak sesejuk malang tentunya, namun panas matahari tidak seterik dan menyengat seperti di surabaya atau ponorogo.

 

 

 

 

 

 

 

 

persis di depan lapangan karibosi, terdapat pusat perbelanjaan, MTC kalau ga salah ingat namanya (Makassar Trade Center). waktu masuk pertama, mirip-mirip PSG (Pusat Grosir Solo), penjual pakaian di mana-mana. tapi, begitu menuju ke lantai atas, ada banyak penjual barang-barang elektronika, mulai dari handphone sampai dengan cd-cd program, film, dll.

sesudah dari MTC, kami menuju ke makassar mall. dengan berjalan kaki, tidak sampai 10 menit kami telah sampai di daerah yang disebut dengan makassar mall tersebut. instead of finding a mall, yang kami temukan adalah semacam pusat grosir (lagi-lagi untuk berbagai macam pakaian, sepatu, dll). daerah makassar mall tersebut kira-kira tertata seperti berikut:

 

 

 

 

 

 

 

sesudah itu, kami berjalan-jalan ke pantai losari. salah satu tempat tujuan wisata paling menarik di makassar. wisatawan tidak dapat berjemur di pantai losari, tapi, dapat menikmati indahnya pemandangan makassar di sore hari. 

 

  

 

 

 

 

 

 

di pinggir pantai losari tersebut, kami mencoba the so-called pisang epe. pisang bakar yang diolesi gula durian :) kemudian ditambahi dengan keju atau coklat topping.

malam harinya, bersama dengan beberapa teman yang sudah 6 tahun tidak gw temuin, kami jalan-jalan ke beberapa tempat di makassar. yang pertama, menikmati mi titi dan kemudian menikmati es krim di de pier 52. it was great!!! thank you friends :D

dan sekarang gw sedang menantikan pertandingan MU vs Everton. im curious to find out what’s the result. fyi, chelsea won 4-0 earlier today.

bersambung …

 

makassar day 1 ~ tidur

•November 20, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

liburan hari pertama

tiba di juanda pukul 4 pagi. begitu sampai di bandara, langsung cuci muka, lantas online. sampai sekitar jam 5 pagi, lantas pindah tempat nongkrong, i.e. warung bangkalan. di situ beberapa saat untuk makan soto ayam. ketiduran gw di situ. jadi, tidak lama lantas pindah ke dunkin donuts untuk minum secangkir kopi, makan brownies capuccino, dan online kembali. maklum, gw kan main tribal wars, jadi harus sering-sering online. apalagi kalau sedang dalam situasi di bawah serangan seperti tadi pagi.

pukul 7 lewat sedikit masuk untuk check in. pesawat dijadwalkan terbang pukul 09.40. terus, masuk ke ruang tunggu bandara juanda yang besar itu. sekali ini, yang kami (me and my mom) cari adalah steker listrik untuk mengisi ulang baterai netbook kami masing-masing. begitu menemukannya, kami berdua lantas langsung mengisi ulang netbook kami yang sudah nyaris “tewas”.

pukul 09.10, masuk ke ruang tunggu di gate 2. ada banyak orang yang tampaknya hendak pergi ke makassar. citilink tidak terlambat pagi tadi, tepat pukul 09.40 kami boarding. ternyata, tidak semua orang yang gw lihat di ruang tunggu gate 2, menaiki penerbangan yang sama. penerbangan tersebut terasa agak lengang sih, kalau gw bilang.

pukul 12.20 (waktu setempat, WITA) mendarat di bandara sultan hasanuddin, makassar. men, i was impressed. it reminded me instantly of the airport in barcelona (i love that city!!!). the architecture, interior design, space, etc were simply just perfect. having visited several airports in indonesia, i could say that it was the best one. way in front of soekarno-hatta (in jakarta) and juanda (in surabaya).

sesudah mengambil barang-barang dan membayar taksi untuk menuju ke mercure regency, kami langsung berjalan ke lantai bawah dari bandara tersebut. di sana sudah ada taksi bandara menunggu kami. perjalanan ke hotel memakan waktu kurang lebih 45 menit. biayanya ga mahal-mahal amat sih. 87 ribu untuk biaya taksi dan 10 ribu untuk biaya tol. perjalanan lancar. di mana-mana gw bisa melihat kolaborasi dua perusahaan besar, semen bosowa dan bank mega, yang gw yakin juga bekerja sama untuk membangun studio trans tv (indoor theme park terbesar  di dunia kalau ga salah).

sampai di hotel, kami langsung menuju kamar yang sudah dipesan 2 bulan yang lalu. kami berencana untuk menghabiskan waktu di pantai sambil makan ikan bakar. ironisnya, ga lama sesudah mandi dan bersantai sejenak, kami masing-masing langsung tewas di tempat tidur. huff … rupanya badan kami berdua capek.

sebelum tidur, gw sempat kontak teman gw di sini. besok rencananya dia dan teman-teman yang lain bakal membawa gw putar-putar makassar. im looking forward to that. bakal gw post ceritanya di sini nanti.

bersambung …

calon dirut PLN: dahlan iskan

•November 20, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

i was shocked and in disbelief. dahlan iskan, the CEO of jawa pos group newspaper, would soon be the director of PLN (indonesian electricity company)!! i didnt see that coming. i knew he had been active in that field of business for 3 years or so. however, i didnt expect such a journalist like him would be appointed as PLN’s director.

i had no dout he would bring tremendous change within the company. he had successfully transformed jawa pos group from soon-to-be-liquidated newspaper into one of the biggest, if not the biggest, newspaper in indonesia. i was sure he would be the same to PLN.

anyway, i got this news from the following article:

Dahlan Iskan Bos Baru PLN

Jumat, 20/11/2009 | 07:28 WIB
 
Dahlan Iskan Bos Baru PLN Jakarta – Konglomerat media, Dahlan Iskan, disebut-sebut akan menjadi bos baru PT PLN (Persero) menggantikan Fahmi Mochtar. Menurut sumber Tempo di PLN, surat keputusan pengangkatan Dahlan sudah dibuat. “SK-nya sudah ada, tapi tidak bisa saya kasih karena tintanya masih basah,” katanya di Jakarta, kemarin saat dikonfirmasi soal rencana pergantian direktur utama PLN.

Dia menambahkan, Dahlan akan dilantik pada 1 Desember setelah Direktur Pembangkit Jawa-Madura-Bali Murtaqi Syamsuddin tiba kembali di Jakarta dari lawatannya ke luar negeri. Murtaqi, menurut sumber tadi, akan menjadi Wakil Direktur Utama PLN menggantikan Rudiantara.

Bakal masuknya CEO Jawa Pos Group ke PLN, kata sumber itu, sudah diketahui para petinggi di kantor tersebut sejak pekan lalu. Dahlan pun semakin sering menyambangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara. “PLN memang membutuhkan kehadiran profesional dari luar PLN, asalkan wakilnya dari internal.”

Soal Fahmi, ia menilai, adalah pemimpin yang baik dan memahami seluk-beluk PLN. Namun, dia belum mampu membuat terobosan mengatasi kemelut listrik nasional. Sumber lainnya menyebutkan, Dahlan malah ada kemungkinan akan dilantik lebih cepat. “Minggu depan,” katanya.

Dia menambahkan, Dahlan sudah dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana dua pekan lalu dan sudah menjalani uji kepatutan dan kelayakan.

Namun, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar menyatakan, hingga saat ini pergantian direktur utama PLN belum diproses. Pemerintah hingga saat ini masih berfokus mengatasi krisis listrik yang terjadi di seluruh Tanah Air.

“Pokoknya, kami fokus menyelesaikan masalah krisis listrik dulu, jangan terpecah konsentrasinya,” kata Mustafa seusai rapat di kantor presiden dan di kantor Menteri Koordinator Perekonomian kemarin.

Pemerintah telah memasang target penanganan krisis listrik di Jakarta harus selesai maksimum sampai 19 Desember 2009. “Setelah itu kami akan menangani krisis di luar Jawa,” katanya.

Pemerintah, Mustafa melanjutkan, sedang mempersiapkan untuk mengubah aturan-aturan yang menghambat sektor kelistrikan. “Jadi kami sama sekali belum membicarakan soal penggantian direksi,” ujarnya.

Sampai tulisan ini diturunkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Saleh Zahedi tidak menjawab pesan pendek dan telepon dari Tempo.

Selain menjadi bos Jawa Pos Group, Dahlan saat ini menjadi Direktur Utama PT Cahaya Fajar Kaltim, perusahaan listrik swasta di Kalimantan Timur yang bekerja sama dengan perusahaan daerah. Perusahaan yang sudah berjalan tiga tahun itu memiliki pembangkit berkapasitas 25 megawatt. Ia juga menjadi Direktur Utama PT Prima Electric Power, perusahaan listrik swasta yang memiliki pembangkit berkapasitas 2 x 25 megawatt di Krian, Surabaya.

Ketika dimintai konfirmasinya soal pencalonan ini, Dahlan menolak berkomentar. “Jangan tanya saya. Belum pasti, belum pasti,” ujarnya. Sebelumnya, Dahlan sempat disebut-sebut akan menjadi Menteri Perhubungan.

Wakil Ketua Komisi VII(bidang Energi) DPR RI Effendi Simbolon (Fraksi PDI-P) sepakat bahwa direksi PLN memang harus diganti. Namun, ia mempertanyakan penempatan Dahlan sebagai calon direktur utama PLN. “Kriterianya apa? Kalau soal kemampuan, ya, semua orang juga mampu,” katanya.

Penunjukan Dahlan itu, menurut dia, kian memperjelas ketidakjelasan kebijakan dan manajemen Presiden Yudhoyono. Dengan pilihan itu, ia memprediksi PLN akan bertambah hancur-hancuran. Apalagi Presiden juga sudah memilih Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang tidak memiliki kemampuan di bidang itu.

“Penunjukan orang-orang yang tidak memiliki kemampuan di sektor-sektor yang vital, baik di kementerian maupun direksi perusahaan negara, menunjukkan Presiden hanya menggunakan hak prerogatifnya dalam memilih orang,” ujar Effendi.

Menurut dia, jika memang pemerintah memandang sektor listrik penting untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi, seharusnya yang dipilih adalah orang yang tepat. Direksi PLN seharusnya diambil dari orang dalam. Bukan orang partai atau yang memiliki kedekatan atau hubungan lainnya.

Sebaliknya, Effendi menilai penunjukan Murtaqi sebagai Wakil Direktur Utama PLN jauh lebih masuk akal dan lebih sedikit terkontaminasi dari partai maupun kedekatan lainnya. Sebagaimana diketahui, Dahlan Iskan adalah bos Jawa Pos Group termasuk Harian Rakyat Merdeka. Dahulu kalau, Dahlan juga pernah menjadi wartawan Tempo. Baru-baru ini Dahlan sempat operasi transpalansi hati (lever) di China. (*)

source: http://jakartapress.com/news/id/10026/Dahlan-Iskan-Bos-Baru-PLN.jp

trans studio makassar

•November 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

huff, after 2 months got stuck in malang, i finally had the chance to leave the city on holiday. i was about to go to ponorogo before then to makassar. i had four or five friends in that city, who already promised to show me around.

there was another reason why i left for makassar, i.e. trans studio makassar. trans studio was open for public about two months ago. it was the largest indoor theme park in the world, fyi. that record was quite some achievement for indonesian, considering the global economic crisis at that time.  

i would post pictures of the studio later on.